Vol.3, No.1, Januari 2006

Januari 1, 2006

Redaksi memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya sehingga Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No.1 , Januari 2006 ini dapat diterbitkan.

Apabila diperhatikan, baik dari segi perwajahan maupun susunan redaksi, terlihat adanya beberapa perubahan. Sebagaimana yang lain bahwa yang hidup tentulah tumbuh dan berkembang, selalu berubah (dinamis), demikian juga dengan jurnal ini. Dalam konteks tersebut, tidaklah bisa dikatakan bahwa perubahan tersebut adalah suatu yang tidak konsisten, karena perubahan yang dilakukan Redaksi berkaitan dengan efisiensi format tampilan. Penggunaan font yang lebih kecil dan format dua kolom ternyata dapat menghasilkan efisiensi yang luar biasa. Naskah yang biasanya memerlukan 20 halaman jurnal, ternyata dapat dituangkan dalam 10 halaman saja, tanpa mengurangi materi naskah tersebut. Dengan format baru tersebut, maka dengan jumlah halaman yang sama dapat dimuat jumlah tulisan yang lebih banyak, sehingga diharapkan terbitan yang baru akan semakin ‘berisi’.

Pada edisi ini ditampilkan enam karya tulis dari komunitas akademik yaitu Universitas Pelita Harapan (4), Universitas Jenderal Soedirman (1) dan Universitas Kristen Maranatha  (1). Untuk itu diucapkan terima-kasih atas peran aktifnya dalam menumbuh-kembangkan jurnal ini.

Pada halaman terakhir, Redaksi menampilkan resensi buku teknik sipil oleh Prof. Bambang Suryoatmono, Ph.D. (Universitas Katolik Parahyangan) dan bapak Hanggoro Tri Cahyo (praktisi dan dosen UNNES Semarang) terhadap satu buku karya dosen UPH. Semoga menambah wawasan kepustakaan teknik sipil yang ada.

Akhirnya kami seluruh staf redaksi tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang berperan serta dan memberikan dukungan untuk perkembangan kemajuan penerbitan jurnal ini.

DAFTAR ISI (singkat)

  1. Struktur Kabel: Teknologi dan Desain
    Oleh: Harianto Hardjasaputra
  2. Evaluasi Kinerja Bangunan Baja Tahan Gempa dengan SAP2000 .
    Oleh: Wiryanto Dewobroto
  3. Pemilihan Model Transportasi di DKI Jakarta dengan Analisis Kebijakan Menggunakan Proses Hirarki Analitik.
    Oleh: Haryono Sukarto
  4. Analisis Curah Hujan untuk Membuat Kurva Intensity-Duration-Frequency (IDF) di Kawasan Rawan Banjir Kabupaten Banyumas.
    Oleh: Suroso
  5. Evaluasi Kinerja Gedung Beton Bertulang Tahan Gempa dengan Pushover Analysis  (Sesuai ATC-40, FEMA 356 dan FEMA 440).
    Oleh : Yosafat Aji Pranata
  6. Hubungan Antara Panjang Antrian Kendaraan dengan Aktifitas Samping Jalan.
    Oleh: Frans Mintar Ferry S.
  7. Resensi Buku : APLIKASI REKAYASA KONSTRUKSI dengan SAP2000 (PT. Elex Media Komputindo,  2004)
    a. Oleh: Bambang Suryoatmono
    b. Oleh :Hanggoro Tri Cahyo

DAFTAR ISI (dengan abstrak dan fasilitas down-load)

  1. Struktur Kabel: Teknologi dan Desain.
    Oleh: Harianto Hardjasaputra

    ABSTRACT: Cable as construction material has been known since old Egypt. At that time, cable was made from natural fiber. The sketch from Leonardo da Vinci (1452 – 1519) about bridge utilizing cable to support has been found. Since the late of 1900, cable from steel has been use for long span bridges, and now the architect can use structural cable to create building with wide span space without column that seem light, elegant and transparent. This paper deals with several aspects in structural cable, their technology and design.
    KEY WORDS. : structural cable, wide span without column, light, elegant, transparent

    (down-load PDF 248 kb)

  2. Evaluasi Kinerja Bangunan Baja Tahan Gempa dengan SAP2000.
    Oleh: Wiryanto Dewobroto

    Abstract : Indonesian is located in earthquake risk area so in order to reduce the risk a seismic resistant structure is needed. The structure usually design base on the elastic analysis that would be multiplied by load factor to simulate the ultimate condition. Actually the behavior of building subject to seismic load are in-elastic. We need such analysis that can predict the in-elastic condition in order to get the guarantee that the building performance while earthquake happened is satisfied. The performance analysis and evaluation can be done by pushover analysis from SAP2000, but the performance point for evaluation should be calculating manually from several methods (except Spectrum Capacity method). Pushover analysis is static analysis non-linear of collapsed behavior of the structure, and the performance point is the maximum magnitude of displacement due to the earthquake subject to evaluation. The result of study on 3D building of steel structure conclude that performance point by the method of Displacement Coefficient from FEMA-356 (ASCE 2000) is govern, and the Capacity Spectrum method (ATC 1996) give the minimum value (un conservative). Pushover analyses also reveal the ductility of frame in different direction of the building is different, such of information is important in anticipating another great earthquake.
    Keywords : seismic resistant structure, performance point, ductile, pushover analysis

    (down-load PDF 416 kb)

  3. Pemilihan Model Transportasi di DKI Jakarta dengan Analisis Kebijakan Menggunakan Proses Hirarki Analitik.
    Oleh: Haryono Sukarto

    ABSTRACT: The fastly increasing of traffic density in Jakarta recently, has risen  serious problems in many fields, such as longer time travel, and an increasing in air pollution. The problem solving of this condition is being approach by selecting the most appropriate transportation model, through a policy (by the government), using the Analytic Hierarchy Process.
    KEYWORDS: transportation, system, policy, public transport.

    (down-load PDF 136 kb)

  4. Analisis Curah Hujan untuk Membuat Kurva Intensity-Duration-Frequency (IDF) di Kawasan Rawan Banjir Kabupaten Banyumas.
    Oleh: Suroso

    ABSTRACT : Rainfall is the most important input component in the hydrologic process. Rainfall characteristic, which are intensity (I), duration (t), depth (d), and frequency. Intensity that is related to duration and frequency can be expressed by Intensity-Duration-Frequency (IDF) curve. IDF curve can be used to calculated floods design using by rational method. In this IDF study, daily rainfall depth was calculated by frequency analysis, which was started by determining the daily maximum mean rainfall, followed by calculated statistical parameter to choose the best distribution. Intensity could be calculated by Mononobe method. The result of this study indicated that the Normal distribution fit to most of data.
    KEYWORDS: rainfall, intensity, duration, and frequency.

    (down-load PDF 53 kb)

  5. Evaluasi Kinerja Gedung Beton Bertulang Tahan Gempa dengan Pushover Analysis  (Sesuai ATC-40, FEMA 356 dan FEMA 440).
    Oleh : Yosafat Aji Pranata

    ABSTRACT: Seismic resistant building design in Indonesia become very important since most territories are classified in moderate and high seismic zone. Therefore three open frame buildings with special and intermediate moment resisting frame systems, ten-stories, regular reinforced concrete buildings, are studied and designed in according to SNI 1726 (2002) and SNI 03-2847 (2002). The seismic performances of these buildings are evaluated using Static Nonlinear (Pushover) Analysis by ETABS.
    The target displacement from performance evaluation using ATC-40 for building type I: 0.217 m, building type II: 0.227 m and building type III: 0.332 m ; from FEMA 356 building type I: 0.4045 m, buildings type II: 0.4274 m and building type III: 0.6479 m; from FEMA 440 building type I: 0.3678 m, building type II: 0.3885 m and building type III: 0.589 m. Target displacements from SNI 1726-2002 are similar for each buildings at 0.728 m.
    Keywords : Reinforced concrete building, regular, pushover analysis.

    (down-load PDF 517 kb)

  6. Hubungan Antara Panjang Antrian Kendaraan dengan Aktifitas Samping Jalan.
    Oleh: Frans Mintar Ferry S.

    Abstrak : Makalah ini menggambarkan dampak dari aktifitas samping dari suatu ruas jalan. Dampak langsung yang dapat diamati dan diteliti adalah panjang antrian kendaraan yang dapat terjadi di suatu ruas jalan. Antrian kendaraan yang dapat terjadi, dikarenakan arus lalu-lintas kendaraan yang melewati lajur dari ruas jalan yang ada, tertahan oleh pergerakan masuk atau keluar ke daerah perparkiran. Hubungan antara panjang antrian kendaraan dengan arus lalu-lintas dan waktu yang dibutuhkan oleh setiap kendaraan untuk melakukan pergerakan masuk atau keluar ke daerah perparkiran, menjadi perhatian di dalam makalah ini. Makalah ini juga memperhatikan model antrian yang kemungkinan terjadi di ruas jalan yang diteliti.
    Kata kunci: Antrian Kendaraan, Model Antrian, Panjang Antrian, Pergerakan Kendaraan.

    (down-load PDF 128 kb)

  7. Resensi Buku : APLIKASI REKAYASA KONSTRUKSI dengan SAP2000 (PT. Elex Media Komputindo,  2004).
    a. Oleh: Bambang Suryoatmono
    b. Oleh: Hanggoro Tri Cahyo
    (down-load PDF 55 kb)